Pengetahuan Gamelan Jawa 2

 

MENGENAL LEBIH DEKAT DENGAN GAMELAN JAWA II

Sejarah Singkat



          Menurut mitologi Jawa, gamelan diciptakan oleh sang hyang Guru pada Era Saka yaitu dewa yang menguasai seluruh tanah jawa, dengan istana di gunung mahendra di medangkamulan (sekarang gunung lawu). Sang Hyang Guru pertama-tama menciptakan gong untuk memanggil para dewa, dan untuk pesan yang lebih khusus, ia kemudian menciptakan dua gong. akhirnya terbentuk seperangkat gamelan seperti saat ini. (S.Heliarta: aneka ilmu: 2010)

           Tidak ada catatan resmi tentang kapan pertama kali gamelan dimainkan. namun perkembangan musik gamelan diperkirakan mulai ada sejak kemunculan kentongan, rebab, tepukan ke mulut, gesekan pada tali atau bambu tipis hingga dikenalnya alat musik dari logam. Perkembangan musik gamelan tidak luput dari pengaruh india, mengingat bahwa pada sekitar abad VII sampai dengan abad XV, kebudayaan Jawa mendapat pengayaan unsur-unsur kebudayaan india. Gambaran tentang alat musik ansambel (kumpulan yang terdiri dari dua atau lebih alat musik yang dimainkan oleh sekelompok musisi) pertama ditemukan di candi borobudur, Magelang, Jawa Tengah, yang berdiri sejak abad ke-8. alat musik yang ditemukan di relief candi tersebut misalnya suling, bambu, kendhang, kecapi, dan alat musik berdawai yang digesek dan dipetik. selain diborobudur, relief yang berisi tentang alat musik gamelan juga dapat ditemukan di candi jago (abad ke-13), candi panataran (abad ke-14), candi kedaton (abad ke-14), dan lain-lain.

         Saat ini , gamelan sudah diakui oleh UNESCO (United Nations Education, Scientific and Cultur Organization) sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari warisan nenek moyang bangsa indonesia. (https://blog.misteraladin.com/) Gamelan, sebagai salah satu warisan budaya yang memiliki nilai seni sangat tinggi dan sarat dengan falsafah hidup diharapkan mampu mngikuti jejak wayang, keris, dan batik yang telah lebih dahulu diakui sebagai warisan pusaka dunia yang memang berasal dari indonesia.

          Pada saat ini pengakuan oleh lembaga internasional sangat penting bagi bangsa indonesia mengingat bahwa ada banyak warisan seni dan budaya indonesia yang diklaim oleh negara lain sebagai milik mereka. lebih daei itu, pengakuan dunia internasional diharapkan dapat lebih menggugah kesadaran generasi muda indonesia untuk tetap mau menjaga, mengembangkan dan melestarikan budaya negeri sendiri agar tidak punah.(S.Heliarta: aneka ilmu: 2010)


Komentar

Postingan populer dari blog ini